Sunday, July 15, 2012

Rasa

Rasa, atau sebut saja dengan kalbu atau hati, hanya bisa dikenali setelah mengalaminya sendiri. Kita tidak akan pernah tahu rasanya kejedot tembok kalau belum pernah kejedot beneran. :)

Begitu juga rasa2 yang lain seperti rasa strawberry, rasa cinta, rasa sedih dan lain-lain.


Kita bisa menjelaskan rasa hanya dengan analogi yang paling mendekati tetapi tidak akan bisa akurat.


Kalau tidak percaya, cobalah jelaskan bagaimana nikmatnya mendengarkan lagu2 everlasting love kepada orang yang tuli sejak lahir. :)

No comments:

Post a Comment