Saturday, July 21, 2012

Synchronicity

Synchronicity (sinkronisitas), adalah sebuah kebetulan yang terjadi antara dua atau lebih peristiwa, yang tidak ada hubungan sebab akibatnya, tetapi bisa terhubungkan dalam kesamaan arti dan persepsi. Konsep ini pertama kali diperkenalkan tahun 1920an oleh Carl Gustav Jung, seorang psikolog dari Swiss.

Kehidupan ini adalah suatu perjalanan kosmis yang sarat dengan kebetulan-kebetulan yang terjadi secara misterius. Dalam proses sinkronisitas itu manusia merasakan adanya suatu realitas hasil dari bekerjanya enerji spiritual dalam kehidupannya. Doa2 kita kepada Tuhan sebenarnya akan dijawab oleh kebetulan2 yang misterius itu.


Contoh sinkronisitas itu misalnya adalah:

1. Anda baru saja menerima gaji terakhir dari tempat kerja anda ketika tiba2 ada tawaran pekerjaan di tempat lain.
2. Anda sedang berjalan2 di sebuah toko buku, hanya sekedar melihat2, tidak tahu ingin membeli buku apa, tiba2 ada sebuah buku yang jatuh dari rak dihadapan anda dan ternyata buku itu sangat menarik.

Bagi kaum beragama tentu saja hal2 semacam ini dianggap sebagai hasil kerja tuhan, atau ndilalah kersaning ngalah. Tapi bagi kaum pemikir, mereka akan mencari terus apa korelasi antara berbagai perisitwa itu dan bagaimana penjelasan ilmiahnya.

No comments:

Post a Comment