Saturday, August 11, 2012

Theis, Atheis dan Keterbatasan Logika


Orang yang malas berpikir atau sedikit berpikir, pada umumnya akan masuk dalam kelompok theis. Pada saat dia mulai mempelajari macam2 dan kemampuan berpikirnya meningkat, ada kemungkinan dia akan menjadi atheis dan beranggapan bahwa tuhan itu tidak ada. Begitu kemampuan berpikirnya meningkat lebih tinggi lagi, besar kemungkinan dia akan menjadi agnostik.

Bidang ilmu yang dipelajari juga sangat berpengaruh pada pola pikir seseorang. Orang2 atheis itu para umumnya adalah orang2 yang suka mempelajari ilmu2 fisika, matematika, komputer, dan ilmu2 eksakta lainnya yang berkaitan dengan benda2 mati. Orang2 agnostik pada umumnya adalah orang2 yang senang mempelajari hal2 yang berkaitan dengan filsafat dan biologi. 


Jadi, menjadi theis, atheis atau agnostik itu bukan disebabkan oleh kemampuan menggunakan logika dan rasio, tapi disebabkan referensi apa saja yang pernah dipelajarinya. Ada kaum theis yang sangat cerdas tapi masih percaya ada tuhan yang bisa marah2. Sebaliknya ada juga kaum atheis yang sangat cerdas tapi masih percaya bahwa alam ini terjadi secara ajaib. Oleh karena itu jangan pernah menyalahkan orang2 yang tidak mampu berlogika dengan baik. Mereka sebetulnya juga sudah berusaha sekuat tenaga agar bisa menjadi orang2 yang logis dan rasional, tapi apa mau dikata kalau ada keterbatasan2 yang tidak dapat dilampaui oleh mereka.

No comments:

Post a Comment