Wednesday, July 4, 2012

Logika

Logika berasal dari kata Yunani kuno λόγος (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika adalah salah satu cabang filsafat.

Logika adalah sarana yang digunakan untuk menguji sebuah pendapat atau fenomena, dengan melakukan perbandingan terhadap pengetahuan yang ada. Itulah sebabnya operasi dalam komputer disebut logic operation, seperti OR, XOR, AND dan NAND. Empat operation itu adalah fungsi dasar dari semua jenis mikroprocessor yang ada di dunia ini. Otak protozoa yang paling primitif bekerjanya juga hanya dengan membuat perbandingan terhadap data2 yang sudah tersimpan dalam memorinya.



Karena logika bekerja berdasarkan perbandingan, maka semakin banyak perbandingan (atau referensi), akan memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan yang sedikit referensinya.

Begitu juga dengan otak manusia. Orang2 yang pandai itu bukan berarti logikanya jauh lebih baik dari orang2 yang bodoh, tetapi referensi mereka jauh lebih banyak dari orang lain, sehingga mereka bisa mencari cross-reference secara cepat termasuk juga memiliki cara terbaik untuk mencari cross-reference itu. Pada umumnya orang2 pandai itu juga memiliki daya ingat yang cukup tajam sehingga referensi2 itu cukup dicari secara internal saja, tanpa perlu bantuan dari eksternal seperti mencari referensi di Google atau search engine yang lain.


Menggunakan logika bukan berarti hasilnya pasti baik. Banyak kesalahan penggunaan logika yang disebut dengan fallacy atau sesat pikir itu. Cara berpikirnya sudah benar, logikanya sudah benar, premisnya sudah benar, tapi cara menghubungkan kebenaran2 itu yang salah, jadinya diperoleh kesimpulan yang salah.


Jadi, berpikir yang logis dan analitis itu tidak selalu memberikan hasil yang terbaik, karena banyak juga kasus2 dimana malah banyak yang tersesat karena sesat pikir itu. Biasanya ini terjadi pada mereka2 yang cerdas tapi salah gaul. :))

No comments:

Post a Comment