Friday, January 11, 2013

Kebaikan dan Keburukan

Banyak orang yang berfilsafat bahwa semua orang harus berlomba2 menuju kebaikan karena kebaikan itu akan membawa manfaat yang besar bagi peradaban. Masalahnya, jenis kebaikan apa saja yang pernah kita lakukan dan apakah itu sudah cukup lengkap?

Yang pertama masalah sampah dan daur ulang. Coba dihitung seberapa banyak sampah buangan kita sejak dari bayi sampai dewasa. Mulai dari kaleng logam, botol plastik, battery, buangan bahan kimia, metal dan lain2. Seberapa banyak usaha kita untuk melakukan daur ulang sampah itu. Seberapa mampu kita membuat semua buangan sampah itu sampai menjadi partikel2 yang mudah diurai oleh tanah dan cuaca. Tidak mampu bukan? Artinya kita masih melakukan keburukan dengan membuat bumi ini menjadi penuh dengan sampah.

Yang kedua masalah kerusakan ekosistem. Coba dihitung lagi seberapa banyak gas buang dari kendaraan2 bermesin yang pernah kita naiki selama ini. Hitung jumlah pohon yang ditebang sebagai sumber dari semua jenis pampers, tissue dan kertas yang pernah dipakai. Hitung juga jumlah sumber daya alam yang terkuras hanya untuk kebutuhan pakaian, peralatan rumah tangga, peralatan dapur, makanan, minuman dan lain2. Seberapa mampu kita mengganti semua sumber daya alam yang terkuras itu dengan barang yang sejenis. Tidak mampu bukan? Artinya kita masih melakukan keburukan dengan membuat kerusakan ekosistem menjadi semakin parah.

Yang ketiga masalah ketersediaan pangan bagi anak cucu kita. Sekarang dihitung lagi berapa banyak sumber bahan makanan baik yang dari tumbuhan atau dari hewan yang pernah kita konsumsi. Seberapa mampu kita mengganti semua tumbuhan dan hewan sebanyak yang pernah kita konsumsi. Seberapa mampu para petani / peternak mengembangbiakkan semua jenis tumbuhan dan hewan yang dikonsumsi masyarakat dunia sampai beberapa puluh tahun ke depan. Tidak mampu bukan? Artinya kita masih melakukan keburukan dengan membuat ketersediaan pangan bagi anak cucu kita semakin menipis.

Jadi, kata2 mutiara yang suka dibunyikan oleh orang2 itu ya hanya sebatas kata2 mutiara saja. Jangan2 mereka juga tidak tahu seberapa besar keburukan yang pernah mereka lakukan tanpa pernah mereka sadari, diantaranya adalah tiga contoh tersebut di atas. Kebaikan dan keburukan itu hanyalah sebuah konsensus dari suatu komunitas mulai dari yang terkecil sampai komunitas terbesar yaitu komunitas dunia.

Mau tidak mau semua spesies di muka bumi ini akan menuju suatu kehancuran, entah karena peperangan berebut ego, peperangan berebut makanan, atapun karena kerusakan ekosistem yang semakin parah. Semua kata2 mutiara dari para ascending master, nabi, wali, guru2 spiritual tidak akan pernah bisa menghalangi kehancuran itu. Jadi kalau anda mau berbuat kebaikan atau keburukan, lakukan saja, toh sudah ada konsekwensi dari semua perbuatan itu. Kita tidak akan pernah bisa menjadi manusia yang baik secara totalitas karena tiga contoh yang saya sebutkan di atas tidak akan pernah bisa diatasi. Manusia adalah sumber kehancuran bagi peradabannya sendiri.

No comments:

Post a Comment