Friday, June 7, 2013

Energy - Vibration - Information


Dari berbagai informasi yang ada di internet, terutama informasi tentang kosmologi, kita tahu bahwa alam ini terdiri dari materi dan enerji. Materi sendiri juga masih berisi enerji di dalamnya, seperti misalnya enerji yang berupa tarik menarik antara proton dan electron. Ilmu pengetahuan berhenti sampai pada titik itu, hanya tahu bahwa proton itu adalah hadron yang terdiri dari quarks yang bisa memiliki electric charge, tetapi tidak bisa menjelaskan mengapa proton (termasuk quarks-nya) bisa memiliki electric charge dan darimana itu berasal.

Dari enerji ini, kemudian muncul vibrasi, yang sering juga disebut frequency. Suara bisa merambat karena ada vibrasi awal yang mengetarkan partikel2 sebagai longitudinal waves. Gelombang radio bisa merambat karena ada vibrasi awal yang menyebabkan electron bergerak sebagai transversal waves. Cahaya bisa merambat karena ada photon yang bervibrasi dan kemudian memvibrasikan photon tetangganya. Hampir semua enerji selalu menunjukkan eksistensinya melalui vibrasi, termasuk thermal radiation, electric energy dan magnetic energy.

Vibrasi (frequency) itu kemudian dimanfaatkan manusia sebagai media pengirim informasi. Kita bisa mengenal VHF, UHF, Radio Frequency, UTP data transfer, fiber-optic data transfer dll sebagai sarana untuk transfer informasi. Khusus untuk UTP dan fiber-optic data transfer tidak menggunakan frequency sebagai media informasinya, tetapi menggunakan binary pulses. Meskipun demikian, binary pulses ini ditransfer dengan menggunakan vibrasi electron atau photon. Jadi intinya tetap sama saja, semua informasi hanya bisa dipindahkan dengan vibrasi. Bahkan tulisan yang anda baca ini bisa dipindahkan ke memori dengan bantuan vibrasi (atau frequency).
Kesimpulan: 
  1. Informasi hanya bisa diperoleh dan dipindahkan dengan bantuan vibrasi (frequency). 
  2. Vibrasi (frequency) hanya bisa muncul jika ada enerji dibaliknya. Tidak pernah ada Vibrasi (frequency) yang tidak bermula dari enerji. 
  3. Tidak semua vibrasi (frequency) berisi informasi. Masih banyak vibrasi (frequency) di alam ini yang terlihat acak, atau belum bisa diterjemahkan dengan menggunakan pengetahuan yang ada. 
Pertanyaan untuk bahan renungan selanjutnya:
Jika informasi bisa diperoleh dari vibrasi, dimana vibrasi itu bermula dari enerji, sedangkan dari sudut pandang agnostic panentheism plus-plus disebutkan bahwa tuhan itu adalah The One and Only Intelligence Designer, atau The Prime Energy, mampukah manusia melakukan decoding terhadap semua probable information yang terpancar pada semua vibration yang ada di alam ini?

No comments:

Post a Comment