Wednesday, November 20, 2013

Belajar Hidup Bersama Masalah

Beberapa hari yang lalu ada teman yang bercerita bahwa dia punya masalah yang tidak perlu diceritakan di sini, sebut saja masalahnya adalah A. Dia mengeluh bahwa selama ini hidupnya baik2 saja tetapi kenapa bisa mendapatkan masalah A itu. Dia protes kepada orang2 dekatnya (keluarga dan orang tua) dan kemudian dia mencoba menghalalkan segala cara agar masalah itu bisa diatasi. 


Saya kemudian memberikan saran kepadanya:

  1. Anda mengambil referensi yang keliru. Yang anda lihat adalah bagian2 yang terbaik dari orang lain. Padahal kalau anda tahu apa bagian2 buruk dari mereka dan apa saja masalah mereka, mungkin anda akan bersyukur 1000 kali tidak mendapatkan musibah seperti mereka. Coba amati juga orang2 yang berada pada level ekonomi atau intelejensia di bawah level anda. Nanti anda akan tahu berbagai macam masalah dalam kehidupan ini dan tidak hanya sebatas masalah2 anda sendiri. 
  2. Coba tingkatkan level of acceptance (sikap nrimo) anda. Jika anda setiap hari tidur di kasur springbed dengan sprei yang harum tetapi masih tidak dapat tidur nyenyak, cobalah sekali2 tidur di kandang kambing cukup beberapa jam saja dan setelah itu coba kembali tidur di springbed. Anda akan jauh lebih mampu merasakan nikmatnya tidur di kasur springbed. Usahakan agar setiap saat tidak terbuai oleh comfort zone sehingga anda lebih mampu beradaptasi dengan berbagai masalah dan itu akan meningkatkan level of acceptance anda.
  3. Anda kelihatannya terobsesi untuk menjadi yang terbaik di dunia ini. Menjadi pemenang itu bagus sekali untuk sebuah cita2, tetapi jangan menghalalkan segala cara untuk menjadi pemenang. Cobalah menyadari kelemahan2 dan kekuatan anda ada di bagian yang mana, dan kembangkan hal2 yang terbaik dari diri anda. Untuk bisa menjadi sukses dan bahagia, anda tidak harus menjadi manusia sempurna, tetapi anda cukup menikmati kesuksesan dan kebahagiaaan anda itu. Jangan pernah bandingkan dengan kesuksesan dan kebahagiaan orang lain karena yang anda lihat itu hanyalah sisi luarnya saja. Jangan silau dengan penampilan orang lain. Jadilah diri sendiri. Peganglah motto "I am who I am".

4 comments:

  1. kunjungan sore, apa kabar mas
    akhirnya sampe juga ke sini setelahnya keliling di blog mas yang lama
    salam hangat dari kota hujan

    ReplyDelete
  2. Ndherek ngglosor. Nyimak bari ngampar samak.

    ReplyDelete